Cara LIPI Lestarikan Keanekaragaman Hayati di Era Industri 4.0

Cara LIPI Lestarikan Keanekaragaman Hayati di Era Industri 4.0 Kebun Raya Bogor di Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (24/6/2019), merupakan salah satu kantong keanekaragaman hayati Indonesia, memiliki koleksi ribuan jenis tumbuhan. (Foto&keterangan: Antara).

BOGOR - Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), berusaha membangkitkan kepedulian warga terhadap kelestarian keanekaragaman hayati pada era industri 4.0, melalui rangkaian kegiatan peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2019.

"Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa ditujukan untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran akan perlindungan dan pelestarian puspa dan satwa, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya puspa dan satwa di lingkungan hidup sehari-hari," kata Kepala Pusat Penelitian Biologi LIPI, Atit Kanti di Bogor, Selasa (5/11).

"Hari ini kami mencoba menggali kembali rasa kepedulian kami akan kesadaran terhadap kelestarian lingkungan," katanya dalam seminar Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Indonesia Menyongsong Revolusi Industri 4.0 dan Sustainable Development Goals.

Ia menekankan, pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian keanekaragaman hayati di tengah penyempitan lahan tempat tumbuh puspa dan satwa. Serta menurunnya kesadaran lingkungan.

Kalau ekosistem tempat berkembangnya keanekaragaman hayati tidak dijaga, maka spesies bisa punah, terutama spesies endemik dan spesies yang terancam punah.

Atit mengajak semua pemangku kepentingan termasuk pelaku industri dan warga, untuk lebih peduli pada kelestarian lingkungan pada era industri 4.0. (Ant).