Gandeng Shopee, Jabar Siap Cetak 100 Ribu Eksportir UMKM

Gandeng Shopee, Jabar Siap Cetak 100 Ribu Eksportir UMKM Foto: Jabarprov.go.id

Kota Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) berkolaborasi dengan Shopee meluncurkan Kampus UMKM Shopee. Kampus UMKM tersebut merupakan wadah bagi pelaku UMKM untuk menyiapkan produknya menembus pasar ekspor.

“Saya sangat berbahagia. Di sini revolusi ekspor dimulai. Kenapa revolusi ekspor? Karena bisnis rumahan itu sebenarnya bingung mau jualan ke luar negeri karena terkesan rumit dan harus perusahaan besar. Sekarang tidak. Bisnis skala kecil atau rumahan sekarang bisa ekspor," kata Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, saat meluncurkan Kampus UMKM Shopee, Kamis (5/8).

Ridwan Kamil mengatakan pihaknya bersama Shopee akan membantu pelaku UMKM untuk mempersiapkan produknya go digital dan go global. Nantinya, pelaku UMKM akan dibimbing mengurus administrasi ekspor, memotret produk, dan teknik pergudangan.

Lebih lanjut, Ridwan Kamil mengatakan saat ini sudah ada 10.000 produk UMKM yang sedang disiapkan untuk ekspor.

“Hari ini sudah ada 10 ribu produk yang akan difasilitasi untuk ekspor. Saya targetkan juga ke Kampus Shopee ini, tahun depan 100 ribu eksportir dari Jabar melalui fasilitas ini,” tuturnya. 

Selain itu, Ridwan Kamil juga mulai menjalankan program satu laptop untuk satu desa dengan total 5.000 laptop. Laptop tersebut merupakan bantuan dari Shopee yang nantinya akan disimpan di balai desa dan dapat digunakan pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. 

“Saya ucapkan terima kasih ke Shopee, ada sekitar 5.000 desa yang akan dikasih satu desa satu laptop. Jadi nanti warga desa yang jauh dari kota ini tinggal datang ke balai desanya mengakses digital nanti didaftarkan secara digital produknya,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Shopee Indonesia, Christin Djuarto, mengatakan Kampus UMKM Shopee Ekspor bisa mewadahi produk untuk go digital dan go global. Semua fasilitas yang terdapat di kampus dapat diakses pelaku UMKM Jabar secara gratis.

“Semua fasilitas gratis untuk UMKM Jabar dalam mengelola toko secara online. Sampai pojok foto dan live streaming bisa digunakan oleh UMKM Jabar,” jelasnya.