Macet Bikin Wisatawan Tak Betah di Bandung

Macet Bikin Wisatawan Tak Betah di Bandung Kemacetan di Kota Bandung (flickr).

BANDUNG-Sektor wisata Kota Bandung, Jawa Barat, terdampak macetnya arus lalu lintas di wilayah tersebut.

Lalu lintas yang terganggu dapat menyebabkan terhambatnya mobilitas. Akhirnya para wisatawan memilih untuk tidak berlama-lama di Kota Bandung.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Dewi Kaniasari menilai Kota Bandung merupakan salah satu pusat peradaban di Indonesia sehingga kemacetan tak terhindarkan.

"Sudah pasti ada dampaknya (bagi pariwisata) Bandung kota termacet, karena Bandung ini merupakan pusat dari pendidikan, banyak kantor BUMN juga, sudah pasti bandung ini menjadi gula untuk daerah sekitarnya," kata Dewi di Bandung, Sabtu (19/10).

Dengan perkembangan Kota Bandung, dia menyebut wajar ketika kemacetan terjadi. Karena menurut dia luas wilayah Kota Bandung tidak bertambah, sedangkan aktivitas penduduk dan aktivitas wisatawan terus meningkat.

Maka dari itu, menurutnya lokasi wisata harus tersebar di wilayah Bandung Raya seperti Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi.

"Jadi tidak terpusat semuanya di Kota Bandung gitu, perlu menyebar. Itu salah satu untuk mengurangi kemacetan di Kota Bandung," tutupnya.

Untuk diketahui, Kota Bandung dinyatakan menjadi kota termacet se-Indonesia atau peringkat ke-14 termacet se-Asia berdasarkan survei yang dilakukan oleh Asian Development Bank (ADB).

Dalam survei yang dilakukan oleh ADB, ada sedikitnya 278 kota yang diteliti dari sebanyak 45 negara di Asia. Kota Bandung berada di peringkat ke-14, lebih parah dari Jakarta yang berada di peringkat ke-17 dan Surabaya peringkat ke-20. (Ant)