Pemkab Bandung Belum Tetapkan Status Siaga Banjir

Pemkab Bandung Belum Tetapkan Status Siaga Banjir Warga melintasi banjir di kawasan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jabar, Jumat (22/2). (Foto: Antara Foto/Raisan AF)

BANDUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, belum menetapkan status siaga banjir. Lantaran masih menunggu info lebih lanjut dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

"Sekarang tidak bisa tiba-tiba menetapkan status siaga banjir. Meski itu memang biasa diprediksi. Dasarnya harus ada dari rapat koordinasi (rakor)," kata Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Hendra Hidayat, Sabtu (2/11).

Pelaksanaan rakor tersebut merujuk data BMKG. Juga fenomena musim hujan yang terjadi.

Dia menerangkan, rapat turut membahas biaya untuk logistik hingga membuat posko pengungsian. "Penetapannya harus mendasar dan ada konsekuensi. Jika perlu, ada biaya untuk kesiagaan," ucapnya.

Kendati demikian, dirinya menjelaskan, BPBD terus mengimbau warga untuk siaga. Mengingat banjir kerap terjadi kala musim hujan datang.

Banjir biasa merendam sejumlah lokasi. Seperti Dayeuh Kolot, Bojong Soang, Baleendah, Sapan, Majalaya, Solokan Jeruk, dan Rancaekek.

"Sekarang, Kecamatan Cicalengka juga sudah berpotensi banjir," ujarnya, melansir Antara. Umumnya akibat luapan Sungai Citarum.