PMI Lakukan Pemetaan Risiko di Kota Sukabumi

PMI Lakukan Pemetaan Risiko di Kota Sukabumi Salah satu rumah yang rusak karena gempa di Sukabumi, beberapa waktu lalu. (Foto: Antara).

SUKABUMI - Palang Merah Indonesia (PMI) melakukan pemetaan terhadap daerah rawan bencana di Kota Sukabumi, Jawa Barat, tepatnya di Kelurahan/Kecamatan Baros.

"Pemetaan risiko (risk mapping) ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan program kesiapsiagaan gempa bumi yang dilakukan oleh PMI Kota Sukabumi, melalui dukungan PMI Pusat dan Palang Merah Amerika (Amcross)," kata Kabag Sistem Informasi Biro IT PMI Pusat, Parmin di Sukabumi, Senin (28/10).

Menurutnya, pemetaan yang dilakukan pihaknya ini memakan waktu selama delapan hari, dengan melibatkan masyarakat sekitar.

Tujuan dari kegiatan ini, untuk memetakan peta risiko yang terdiri dari kebutuhan peta analisa kapasitas, kerentanan dan risiko di wilayah intervensi program

Peta ini dibuat berdasarkan partisipasi masyarakat Kelurahan Baros dan relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) PMI.

Sehingga, masyarakat bisa membuat peta dan paham apa yang ada di daerahnya tersebut, tentang kerentanan, kapasitas dan risiko yang bisa timbul di wilayah ini.

Pihaknya juga mendapatkan banyak pertanyaan dari relawan SIBAT PMI Kelurahan Baros, yang ingin tahu jalur evakuasi dan titik kumpul bila terjadi bila terjadi gempa bumi.

"Peta ini akan selalu diperbaharui atau update jika terjadi perubahan-perubahan yang ada di Kelurahan Baros dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada," tambah Parmin.

Sementara, Camat Baros, Yunita Nusmeri Sitepu, mengatakan dengan adanya peta yang dibuat PMI ini tentunya sangat bermanfaat. Apalagi, Sukabumi merupakan salah satu daerah rawan bencana salah satunya gempa bumi.

Dengan adanya peta itu, warga bisa mengetahui kondisi daerahnya masing-masing. Serta mampu memitigasi bencana dan melakukan upaya pengurangan risiko, untuk meminimalisasikan dampaknya jika terjadi gempa bumi. (Ant).