Puluhan Rumah di Selatan Cianjur Terendam Banjir

Puluhan Rumah di Selatan Cianjur Terendam Banjir Ilustrasi rumah terendam banjir. (Foto: Ist)

CIANJUR - Puluhan rumah di dua kecamatan di bagian selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar) terendam banjir akibat meluapnya Sungai Cisokan. Tak hanya itu, meluapya sungai akibat hujan deras juga merusak sebuah jembatan.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Sugeng Supriyatno mengatakan, sejumlah rumah serta lingkungan sekolah pun tertutup material longsor. Adapun, kata dia, wilayah yang terdampak meliputi Kampung Cikananga, Desa Sindangsari, Kecamatan Leles, Kampung Kertamukti, Desa Mekarsari, dan Kecamatan Agrabinta.

"Banjir dan tanah longsor terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung lama, sehingga mengakibatkan meluapnya Sungai Cisokan dan tebing ambruk di wilayah tersebut," kata Sugeng.

Dia menambahkan, tujuh rumah, lumbung padi, dan peternakan ayam di Desa Sukasirna, Kecamatan Leles, terendam banjir setinggi setengah meter. Sementara, halaman SMKN 1 Leles tertimbun longsor.

"Dua jembatan beton penghubung antardesa dan jembatan gantung rusak tetapi masih bisa diperbaiki untuk kondisi darurat karena keduanya menjadi sarana vital untuk beraktivitas," ucapnya.

Sementara, di Kecamatan Agrabinta tercatat 58 rumah terendam banjir akibat meluapnya Sungai Cisokan. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat bencana banjir tersebut.

Joshua menegaskan, BPBD Kabupaten Cianjur telah mengirimkan tim untuk melakukan pendataan ke lokasi guna mengamati potensi terjadinya bencana susulan. Selain itu, bantuan logistik berupa makanan siap saji, tambahan gizi, paket lauk-pauk, hingga alat kebersihan dan bantuan sandang juga diberikan.

BPBD Kabupaten Cianjur lantas mengimbau agar warga mulai waspada terhadap potensi banjir dan longsor. Mengingat, saat ini telah masuk musim hujan.

"Tim pelaksana tugas juga melakukan koordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera melakukan upaya penanggulangan. Terutama perbaikan jembatan yang rusak," ucapnya.(Ant)