Stabilkan Harga, Bulog Cirebon Salurkan Beras ke Sejumlah Pasar

Stabilkan Harga, Bulog Cirebon Salurkan Beras ke Sejumlah Pasar Perum Bulog Subdivre Cirebon, Jawa Barat (Jabar) mulai menyalurkan beras medium dengan harga Rp8.100 per kilogram. (Foto: Ist)

CIREBON - Perum Bulog Subdivre Cirebon, Jawa Barat (Jabar) mulai menyalurkan beras medium dengan harga Rp8.100 per kilogram (Kg) ke pasar tradisional untuk menstabilkan harga. Rencananya kegiatan tersbeut terus berlangsung hingga Mei 2019.

Kepala Bulog Subdivre Cirebon Dedi Apriliyadi mengatakan, beras medium yang dikeluarkan oleh Bulog dipatok dengan harga Rp8.100 untuk di gudang dan jika sudah sampai ke pasar, harga yang dipatok yaitu di kisaran Rp9.000 per kilogram.

"Kami mulai menyalurkan beras medium ke pasar dan dari Januari 2019 sampai saat ini yang kami salurkan sebanyak 14.500 ton," kata Dedi di Cirebon, Kamis (14/2).

Bulog, kata dia, menyalurkan beras medium langsung ke pasar untuk menekan harga. Selain itu, penyaluran juga dilakukan melalui para mitra Bulog yang tersebar di kota dan kabupaten Cirebon, Majalengka, dan Kuningan.

"Kami salurakan beras ini ke pasar tradisional, mitra-mitra, rumah pangan kita. Dan selama 2019 dari Januari sudah ada 247 titik yang kami salurkan di wilayah kerja Bulog Cirebon," ujarnya.

Dedi menambahkan, sesuai dengan surat dari Kementerian Perdagangan, Bulog akan terus menyalurkan beras hingga akhir Mei 2019, khususnya untuk beras medium. "Ini untuk menekan harga beras yang sudah ada peningkatan, tapi untuk penjualan di Bulog, kami terus" tuturnya.
 
Sementara, pedagang beras di Pasar Keramat Cirebon Ari mengatakan, harga beras naik sebesar Rp500 per kg. Kenaikan tersebut terjadi sudah beberapa hari terakhir.

"Ada yang naik dari semula itu Rp10 ribu per kilogram saat ini menjadi Rp10.500 per kilogram," kata Ari. (Ant)