Kementerian BUMN Targetkan Bangun 10.000 Unit Pertashop

Jakarta, Jurnal Jabar – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan pembangunan 10.000 unit Pertashop di Indonesia. Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, pembangunan Pertashop dilakukan untuk mendorong terciptanya lapangan pekerjaan sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat.

"10.000 Pertashop ini masing-masing akan menciptakan lapangan pekerjaan dan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian rakyat. Ke depan, kita utamakan menjaring pengusaha daerah untuk mencapai target ini," kata Erick, Minggu (6/2).

Erick menilai, hadirnya Pertashop akan berdampak signifikan terhadap kelangsungan energi di daerah. Menurutnya, Pertamina Patra Niaga terus membuka dan mendorong peluang kerja sama kemitraan bisnis Pertashop dengan berbagai pihak. BUMDes, koperasi, pesantren hingga UMKM.

"Kehadiran Pertashop diharapkan mempermudah aksesibilitas energi bagi masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian di desa sehingga masyarakat dapat langsung merasakan kehadiran Pertamina,” sambungnya.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution, menyampaikan, Pertashop merupakan bagian dari Pertamina One Village One Outlet (OVOO). Dengan demikian, penyaluran energi lebih luas dan merata.

"Kehadiran Pertashop diharapkan mempermudah aksesibilitas energi bagi masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian di desa sehingga masyarakat dapat langsung merasakan kehadiran Pertamina," jelasnya.

Lebih lanjut, Afian menjelaskan setidaknya sudah 4.311 Pertashop beroperasi di Indonesia sejak 2020. Menurutnya, sebanyak 54 Pertashop dioperasikan BUMDes.

"Pertashop akan hadir menjadi penggerak ekonomi desa yang dapat mendorong pertumbuhan perekonomian nasional," pungkasnya.