Menteri BUMN Tunjuk Dua Direktur Baru PTDI

Menteri BUMN Tunjuk Dua Direktur Baru PTDI Jajaran Direksi PT Dirgantara Indonesia. (Foto: Dokumentasi Pemprov Jabar).

BANDUNG -  Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menetapkan dua direktur baru PT Dirgantara Indonesia (PTDI), melalui Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan  (Persero) PT Dirgantara Indonesia Nomor : SK138/MBU/06/2019, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia.

Melalui penyerahan Salinan Keputusan ini, Menteri BUMN Rini M. Soemarno Selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia mengangkat Muhammad Ridlo Akbar sebagai Direktur Produksi PT Dirgantara Indonesia (Persero), menggantikan Arie Wibowo, yang telah berakhir masa jabatannya selama 1 periode.

Menteri Rini juga mengangkat Ade Yuyu Wahyuna sebagai Direktur Niaga PT Dirgantara Indonesia (Persero) menggantikan Irzal Rinaldi Zailani.

Muhammad Ridlo Akbar yang diangkat menjadi Direktur Produksi PTDI merupakan direktur termuda di PTDI, termasuk dalam kategori generasi Y yang memiliki latar belakang Teknik Aeronautika dari Politeknik Negeri Bandung dan Teknik Mesin dari Universitas Jenderal Ahmad Yani, dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Divisi Rekayasa Manufaktur PTDI. 

Ade Yuyu Wahyuna yang diangkat menjadi Direktur Niaga PTDI telah berpengalaman dalam bidang Pengembangan Bisnis, Pemasaran dan Penjualan dengan jabatan terakhir sebagai Sekretaris Perusahaan PTDI.

"Pergantian pimpinan ini merupakan upaya dalam penataan susunan keanggotaan Direksi Perusahaan yang juga berkaitan dengan penyegaran dan regenerasi perusahaan.  Semoga anggota Direksi yang baru dapat menjalankan tugasnya dalam mendukung kemajuan Perusahaan," ujar Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno dalam siaran persnya, Rabu (19/6). (Humas Pemprov Jabar).