Pemkab Kukar Empat Kali Raih APE Tingkat Utama

Pemkab Kukar Empat Kali Raih APE Tingkat Utama Pemkab Kukar Meraih Penghargan APE Tingkat Utama (Foto: kukarpaper.com)

Kutai Kartanegara, Jurnal Jabar - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2020 kategori Utama keempat kalinya berturut-turut. Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan penghargaan ini merupakan bukti keberhasilan Pemkab dalam komitmen pelaksanaan pengarusutamaan gender secara berkelanjutan.

“Kita mendapat APE dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI. Alhamdulillah kukar satu-satunya di Kalimantan, kabupaten yang mendapat anugerah di tingkat Utama ini,” kata Sekda Kukar, Sunggono, Rabu (13/10), dilansir dari laman kukarpaper.com.

Sunggono menjelaskan, faktor utama dapat diraihnya APE ini adalah komitmen yang kuat dan upaya kerja keras Pemkab Kukar dalam penguatan pengarusutamaan gender secara berkelanjutan. 

Pengarusutaan gender dilakukan dalam rangka memastikan bahwa perempuan dan anak di Kukar terlindungi dengan baik, serta terwujudnya kesetaraan gender di dalam segala aspek kehidupan.

“Komitmen itu turunan kebijakannya bagaimana pemda benar-benar mempunyai program yang didukung dengan pembiayaan, didukung sumber daya lain,” pungkasnya.

Ia menambahkan, tahun 2013 silam Kukar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) telah meraih APE untuk kategori Pratama. Kemudian, tahun 2014, 2016, 2018 dan 2020 meraih APE kategori Utama. 

Sementara itu, Kepala DP3A Kukar, Aji Lina Rodiah, mengatakan hingga tahun 2018 lalu, hanya Kukar yang menerima APE di Kalimantan. Dengan prestasi yang diraihnya, beberapa Kabupaten/kota lain mulai datang ke Kukar untuk berbagi pengalaman terkait pengarusutamaan gender.

“Balikpapan, Samarinda, Paser dan PPU (Penajam Paser Utara) baru tahun ini dapat Pratama. Kami beri kiat-kiat yang kami lakukan, berbagi pengalaman. Mudah-mudahan tahun berikutnya bisa meningkat mendapatkan yang sama,” tutup Lina.