Jalan ke Geopark Ciletuh Dikepung Banjir dan Tanah Longsor

Pasalnya, hujan deras turun sejak hari Minggu (16/2/2020) hingga hari ini Senin (17/2/2020).
Senin, 17 Feb 2020 10:45 WIB Author - Rina Suci

SUKABUMI - Akses jalan menuju objek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, dikepung banjir dan tanah longsor akibat hujan deras yang turun sejak Minggu (16/2) hingga Senin (17/2).

Laporan sementara petugas kami di lapangan ada empat titik longsor yakni di Kampung Cipeucang, Desa Taman Jaya, Kampung Cibuti, Desa Giri Mukti, Kampung Batu Cakup, Desa Ciemas, dan Kampung Pasir Muncang, Desa Giri Mukti, Kecamatan Ciemas, kata Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, di Sukabumi, Senin (17/2).

Sementara, untuk kejadian banjir terjadi di Kampung Batu Karut, RT 03/06, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Jampang Tengah. Banjir bandang yang terjadi di Sungai Cipicung ini disebabkan melonjaknya volume air.

Adapun dampak dari bencana tersebut, mengakibatkan pondasi jembatan penghubung antardesa sepanjang 12 meter dengan lebar 1,5 meter terancam ambruk, dan tidak bisa lagi dilalui kendaraan seperti sepeda motor.

Rusaknya jalur penghubung itu, menyebabkan warga terpaksa harus mengalihkan perjalanannya ke lokasi lainnya yang lebih jauh. Akibat dari bencana ini, warga yang berada di kawasan objek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu, seperti Pantai Palampang belum bisa melintas. Sebab, akses jalan masih ada yang tertutup longsor dan tergenang banjir.

Baca juga :