Perbatasan Longgar, Pemudik ke Cianjur Masih Leluasa Masuk

Ini diduga karena longgarnya pemeriksaan di perbatasan, terutama di kawasan Puncak-Cipanas.
Jumat, 10 Apr 2020 19:34 WIB Author - Rina Suci

CIANJUR - Pemkab Cianjur akan memperketat pemeriksaan di perbatasan masuk, karena sejak dua hari terakhir pemudik yang pulang ke kampung halamannya di wilayah tersebut mencapai 17 ribu orang. Diduga karena longgarnya pemeriksaan di perbatasan terutama di kawasan Puncak-Cipanas.

Plt. Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan pemeriksaan di perbatasan akan diberlakukan selama 24 jam, guna meminimalisir warga luar daerah keluar masuk dengan mudah ke Cianjur.

Pemudik masih membandel pulang ke kampungnya di Cianjur, dari zona merah yang sudah menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kami akan berkordinasi kembali dengan Forkopimda Cianjur untuk memperketat pemeriksaan di perbatasan khusus Puncak, bagi warga luar kota dilarang masuk dan pemudik didata serta diwajibkan isolasi mandiri selama 14 hari, kata Herman, pada Jumat (10/4).

Hingga saat ini, penjagaan di perbatasan masih longgar terbukti angka pemudik yang dilaporkan per hari Jumat (10/4) sudah mencapai 17 ribu orang. Sehingga jumlah ODP di Cianjur meningkat tajam, seiring kedatangan pemudik dari berbagai kota termasuk zona merah seperti Jabodetabek.

Baca juga :