Dinilai Islamofobia, Fadli Zon Minta Densus 88 Dibubarkan

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon meminta Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri sebaiknya dibubarkan.
Senin, 11 Okt 2021 16:13 WIB Author - Kartiko Bramantyo Dwi Putro

Jakarta, Jurnal Jabar - Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon meminta Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri sebaiknya dibubarkan. Fadli menilai, aksi terorisme memang harus diberantas. Namun, jangan justru dijadikan sebagai komoditas yang berbau Islamofobia (fobia terhadap Islam atau penganut Islam).

Narasi semacam ini tak akan dipercaya rakyat lagi, berbau Islamifobia. Dunia sdh berubah, sebaiknya Densus 88 ini dibubarkan saja. Teroris memang harus diberantas, tapi jgn dijadikan komoditas, tulis Fadli Zon melalui Twitter pribadinya @fadlizon.

Fadli Zon menyoroti klaim Densus 88 yang menyebut Taliban menginspirasi teoris Indonesia. Ia me-retweet sebuah berita berjudul Densus 88 Klaim Taliban Menginspirasi Teroris Indonesia.

Diketahui, Direktur Pencegahan Densus 88, Kombes M Rosidi menyatakan bahwa kemenangan Taliban di Afghanistan menginspirasi kelompok teroris di Indonesia meski memiliki paham berbeda soal agama.

Euforia kemenangan Taliban ini dapat membawa dampak terhadap keberadaan kelompok teror di Indonesia. Paling tidak, dapat dijadikan sebagai sarana propaganda mereka, kata Rosidi dalam diskusi daring.

Baca juga :