Menhan RI dan Dirjen WHO Sepakati Penanganan Kedaruratan Kesehatan Publik

Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal WHO. Pertemuan tersebut membahas penanganan Covid-19.
Kamis, 01 Jul 2021 11:04 WIB Author - Nadya Angelica

Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal World Health Organization (WHO), Tedros A. Ghebreyesus, di Kantor Pusat WHO, Jenewa, Swiss pada Rabu (30/6). Pertemuan tersebut membahas beberapa agenda terkait penanganan Pandemi COVID-19 dan isu keamanan kesehatan lainnya.

Dilansir dari laman kemhan.go.id, Prabowo mengungkapkan Indonesia berencana membangun Center of Excellence dibidang Keamanan Kesehatan pada tingkat provinsi. Hal ini juga akan memperkuat kapastias 110 rumah sakit militer dalam penanganan COVID-19, termasuk memastikan penyediaan layanan kesehatan dasar selama pandemi.

Inisiatif tersebut disambut baik oleh Direktur Jenderal WHO yang juga menegaskan kesiapannya untuk mendukung dan memfasilitasi upaya Indonesia dalam memperkuat kesiapan kapasitas nasional guna menghadapi kedaruratan kesehatan, termasuk pemanfaatan fasilitas dan aset kesehatan di Kementerian Pertahanan dan TNI.

Dirjen WHO dan Prabowo sepakat untuk menindaklanjuti sejumlah kerja sama dalam merespon pandemi covid-19 yang bersifat segera, seperti ketersediaan alat kesehatan maupun jangka panjang, termasuk penguatan kapasitas tenaga kesehatan militer dan pendirian sejumlah pusat ketahanan biologi.

Berdasarkan data yang diunggah di laman covid19.go.id per Rabu (30/6), jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah 21.807 orang, terdiri dari 10.533 kasus aktif, 10.807 kasus sembuh, dan 467 kasus meninggal.

Baca juga :