Kebakaran Pasar Sadang Serang, Pemkot Bandung Siapkan Pasar Sementara

Kebakaran Pasar Sadang Serang, Pemkot Bandung Siapkan Pasar Sementara Plh. Wali Kota Bandung, Ema Sumarna, memastikan Pemkot akan segera membangun pasar sementara bagi korban kebakaran Pasar Sadang Serang. Foto: bandung.go.id

Kota Bandung, Jurnal Jabar - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sedang menyiapkan Tempat Pembangunan Pasar Sementara (TPPS) atau pasar sementara bagi pedagang yang terkena imbas kebakaran Pasar Sadang Serang, Jumat (4/8) petang. Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandung, Ema Sumarna, menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa yang menyebabkan sekitar 170 kios terbakar itu.

“Kita sudah mencoba gerak cepat. Alhamdulillah penanganan apinya sudah selesai, pendinginannya sudah selesai. Meski begitu, ada prosedur lain yaitu pemeriksaan kepolisian (Inafis) untuk memastikan penyebab kebakaran,” terang Ema dalam rilis bandung.go.id, Sabtu (5/8).

Menanggapi harapan pedagang pasar yang terdampak musibah kebakaran, Ema menyebut Pemkot memiliki 2 alternatif lokasi TPPS. Pertama, di sekitar halaman terminal, atau di sekitar rumah susun Sadang Serang. Ia memastikan hal ini sedang dikoordinasikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Dirut Perumda Pasar Juara dengan para pedagang.

"Hari Senin kami akan ke lapangan (jika sudah ditentukan lokasi TPPS). Insyaallah setelah upacara bendera kami akan ke sana. Saya akan pimpin tim Pemkot Bandung. Ada Damkar (Diskar PB), dan ada Disciptabintar yang nantinya akan melakukan pengukuran untuk mengakomodasi 170 lapak. Nanti akan dibuatkan non permanen untuk sementara," tutur Ema.

Ema memastikan, penyediaan TPPS sedang dikoordinasikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Dirut Perumda Pasar Juara dengan para pedagang.

"Yang jelas para pedagang tidak bertambah beban. Itu urusan kami, selama tempatnya di sana (2 alternatif tempat yang ditawarkan Pemkot Bandung)," imbuh Ema.

Seperti diketahui, Pasar Sadang Serang mengalami kebakaran, Jumat (4/8). Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung telah mengerahkan 13 unit pemadam kebakaran ke lokasi kebakaran tersebut. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut, namun lapak atau jongko yang terbakar telah mencapai 170 lapak.