Kendalikan Inflasi, Pemkot Bandung Siapkan Strategi 4K

Kendalikan Inflasi, Pemkot Bandung Siapkan Strategi 4K Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna, menghadiri High Level Meeting Strategi Pengendalian Inflasi (Foto: bandung.go.id)

Kota Bandung, Jurnal Jabar – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan strategi 4K yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif dalam upaya mengendalikan inflasi. Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandung, Ema Sumarna, mengatakan Pemkot Bandung berupaya menjaga agar inflasi bisa kurang dari 3%.

"TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Kota Bandung terus optimalkan strategi 4k tersebut sehingga inflasi dapat terkendali sesuai target yang telah ditentukan yaitu kurang dari 3% atau lebih rendah," kata Ema saat membuka High Level Meeting (HLM) Strategi Pengendalian Inflasi, dikutip dari bandung.go.id, Selasa (18/7).

Ema menjelaskan, HLM diikuti perwakilan Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, akademisi, dan beberapa stakeholder terkait lainnya. Ia berharap, melalui HLM tersebut Pemkot Bandung dapat masukan untuk menyusun strategi mengendalikan inflasi di Kota Bandung.

"Di luar faktor global, saya kira faktor keamanan juga bisa menentukan fluktuasi harga. Untuk itu perlu kolaborasi dari semua pihak agar harga stabil sepanjang tahun," tuturnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eric Mohamad Atthauriq, menyampaikan inflasi Kota Bandung berada pada posisi rendah dibandingkan dengan kota besar lain se-Jawa Barat pada Juni 2023.

"Inflasi MoM (Month on Month) Kota Bandung pada Juni 2023 sebesar 0,14% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,08; dan 0,38% untuk Year on Year (YoY) dan merupakan inflasi yang terendah di Jawa Barat dibanding kota besar lainnya," ujarnya.

Eric menambahkan, jelang tahun ajaran baru dan pesta demokrasi kedepan, Pemkot Bandung perlu mengantisipasi ketersediaan komoditas pangan. Secara keseluruhan, Eric menyebut inflasi di Kota Bandung sudah cukup terkendali.