Pelaksanaan Pemilu di Sukabumi Berjalan Kondusif

Pelaksanaan Pemilu di Sukabumi Berjalan Kondusif Pelaksanaan doa dan dzikir bersama yang digelar Forkopimda Kota Sukabumi, Jabar bersama anak yatim atas sukses dan amannya pelaksanaan pemilu di Kota Sukabumi. (Foto&keterangan: Antara).

SUKABUMI - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi, mengklaim selama pelaksanaan pemilihan umum mulai dari Pilkada Kota Sukabumi dan Jabar, Pileg, Pilpres hingga pelantikan Presiden RI, Kota Sukabumi tetap kondusif.

"Kami mengapresiasi warga yang tetap menjaga keamanannya selama pelaksanaan pemilu, karena dalam dua tahun dilaksanakan beberapa pemilu mulai dari Pilkada Kota Sukabumi dan Jabar di 2018, kemudian dilanjut pileg dan pilpres di 2019," kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi di Sukabumi, Kamis (24/10).

Pemkot Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada aparat keamanan, mulai dari TNI, Polri dan unsur pemerintahan yang bekerja keras untuk mengamankan pemilu, hingga pelantikan Presiden RI Joko Widodo dan Wapres RI Kiai Ma'ruf Amin.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat, agar perbedaan pandangan politik dan pilihan yang terjadi selama pemilu lalu harus dihilangkan. Menurutnya, saatnya kembali bersatu untuk bersama-sama membangun bangsa ini ke arah yang lebih baik lagi.

Sementara, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Kota Sukabumi, M Kusoy, menambahkan keamanan yang terjaga selama pelaksanaan pemilu mulai dari 2019 hingga 2019 merupakan prestasi semua pihak. Mulai dari masyarakat, pemerintah hingga TNI dan Polri.

"Kami mengapresiasi aparat keamanan yang tidak kenal lelah mengamankan pelaksanaan pemilu dan berharap masyarakat pun tetap menjaganya, serta menyudahi perbedaan pandangan politik serta pilihan dan kembali bersatu membangun bangsa," harapnya.

Di tempat terpisah, pengurus Forum Komunikasi Umat Beragama Kota Sukabumi, Handi Suhendra Budha, turut mengapresiasi dengan terjaganya keamanan selama pelaksanaan pemilu hingga pelantikan presiden terpilih.

Rangkaian pemilu di Kota Sukabumi, sejak 2018 hingga 2019 cukup menguras energi dan pikiran. Namun, pihaknya bangga dengan warga Sukabumi yang bisa menahan diri, meskipun berbeda pilihan politik maupun calon peserta pemilu. (Ant).