Bio Farma Terima 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac

Bio Farma Terima 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac Sumber Foto: jabarprov.go.id

Nasional – Bio Farma menerima vaksin CoronaVac 2 dosis dari Sinovac. Vaksin sebanyak 5 juta dosis ini dalam bentuk finish product untuk keenam kalinya.

“Vaksin dalam bentuk jadi dari CoronaVac, sudah diterima sebanyak 33 juta dosis, (tiga juta pertama, diterima pada Desember 2020 yang digunakan untuk tenaga kesehatan), sedangkan vaksin Sinovac dalam bentuk bulk yang diterima sebanyak 153,9 juta, AstraZeneca sebanyak 19,5 juta dosis, Moderna delapan juta dosis, Pfizer 2,75 juta dosis, Sinopharm 8,25 juta dosis," ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto.

Melansir dari jabarprov.go.id, pengiriman CoronaVac 2 dosis ini, merupakan kelanjutan pengiriman dari total 50 juta dosis, yang akan diterima Bio Farma, dalam periode Agustus - September 2021 mendatang.

Airlangga menambahkan, secara total, Indonesia sudah mengamankan vaksin Covid-19 sebanyak 225.4 juta dosis vaksin dari berbagai merk, baik berbentuk bulk, maupun dalam bentuk finish product.

"Masyarakat tidak perlu ragu untuk menerima vaksin, karena semua merk vaksin berkhasiat untuk melindungi masyarakat, dan vaksin yang terbaik adalah vaksin yang tersedia saat ini," ujarnya

Sementara itu, Juru Bicara Bio Farma Bambang, Heriyanto mengatakan, vaksin CoronaVac 2 dosis yang diterima pada hari ini di Bandara Soekarno-Hatta, akan segera melewati tahap karantina dan proses sampling sebelum mendapatkan lot rilis dari Badan POM untuk kemudian didistribuskan ke 34 provinsi di Indonesia.

Pada bulan September 2021, Indonesia selain akan mendapatkan tambahan vaksin CoronaVac 2 dosis berupa finish product sebanyak 25 juta dosis vaksin, dan juga tambahan beberapa vaksin lainnya baik dari skema multilateral Covax/Gavi, bilateral maupun donasi bilateral lainnya, sehingga diperkirakan total ketersediaan stok vaksin di Indonesia untuk supply bulan September diharapkan bisa mencapai lebih dari 70 juta dosis.