Indonesia Gandeng Australia Bangun Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat

Indonesia Gandeng Australia Bangun Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, saat meninjau pembangunan Sistem Pengelolaan Air Lombah domestik terpusat di Kota Palembang (Foto: pu.go.id)

Kota Palembang, Jurnal Jabar - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengapresiasi kerja sama Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Australia membangun Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik-Terpusat (SPALD-T) di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Basuki mengatakan, pembangunan SPALD-T Kota Palembang merupakan bagian dari program Palembang City Sewerage Project (PCSP) yang dilaksanakan melalui kolaborasi pendanaan antara Pemerintah Australia, Kementerian PUPR, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan Pemerintah Kota Palembang.

"Ini merupakan contoh kolaborasi yang baik, hibah dari Pemerintah Australia sekitar Rp600 miliar digunakan untuk membangun Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang berkapasitas hingga 100 ribu Sambungan Rumah (SR), Pemerintah Pusat lewat APBN membangun jaringan pipa sampai jaringan tersier, kemudian Pemerintah Provinsi dan Kota membangun jaringan SR termasuk penyediaan lahan," kata Basuki, dikutip dari pu.go.id, Senin (14/8).

Basuki menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Australia atas kerja sama ini. Ia pun berharap kerja sama dalam pembangunan infrastruktur dapat terus berlanjut.

"Kerja sama seperti ini penting untuk mempererat hubungan baik antar kedua negara," ujarnya. 

Menurut Basuki, pembangunan IPAL seperti ini adalah salah satu upaya modernisasi pengelolaan air limbah yang juga dilaksanakan di kota lainnya seperti Makassar, Palembang, Jambi, dan Pekanbaru.

"Ini merupakan proyek untuk perbaikan lingkungan, banyak sekali manfaatnya. Air limbah tidak langsung dibuang ke sungai, jadi diolah dulu disini, airnya sehingga mempunyai baku mutu yang baik airnya jernih, tadi saya cek hasilnya PH 6,9 ini baru boleh dialirkan ke sungai," tandasnya.

Sementara itu, Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams, menuturkan pembangunan IPAL tersebut adalah contoh konkret kerja sama Pemerintah Australia dan Indonesia dalam kemitraan pembangunan infrastruktur.

"Khususnya dalam membantu kesehatan dan lingkungan di Kota Palembang," tuturnya.