Hadapi Tahun Politik, Persis Minta Umat Islam Waspadai Hoaks

Hadapi Tahun Politik, Persis Minta Umat Islam Waspadai Hoaks Ketua Umum Pimpinan Pusat Persis, Jeje Zainudin saat mengisi kajian di Masjid Manarul Islam bertema “Bekal Menghadapi Tahun Politik”. Foto: persis.or.id.

Jakarta, Jurnal Jabar - Pusat Persatuan Islam (Persis) mendukung iklim perpolitikan di Indonesia tetap kondusif, salah satunya dengan meminta umat Islam mewaspadai hoaks menghadapi tahun politik. Hal ini disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Persis, Jeje Zainudin saat mengisi kajian di Masjid Manarul Islam, Kabupaten Pasuruan, dengan tema "Bekal Menghadapi Tahun Politik".

“Tetapkanlah pada barisan dan jangan mau dipecahbelah. Di antaranya melalui berita-berita hoaks," katanya dikutip dari persis.or.id, Kamis (3/8).

Jeje pun meminta umat Islam cerdas dalam memahami makna politik. Dia menjelaskan artian politik melalui makna bahasa arab siyasah. Menurutnya, siyasah bisa dikonotasikan seperti ulat yang menggigit dan merusak. Bisa juga dimaknai sebagai cara untuk mengendalikan dan mengarahkan.

“Arti lafadz saasa – yasuusu – siyasatan memiliki makna ganda, yaitu konotasi negatif dan positif," katanya.

Lebih lanjut, Jeje mengingatkan bahwa keputusan politik merupakan sebuah ijtihad. Dia menggambarkan praktik ijtihad siyasah Rasulullah Saw melalui perjanjian Hudaibiyah, yang banyak ditentang oleh para sahabat lantaran dinilai merugikan pasukan umat Islam.

“(Itu adalah) Peristiwa perjanjian yang disepakati antara Rasulullah Saw dan kaum musyrikin Quraisy yang diwakili oleh Suhail, merupakan gambaran ijtihad siyasah Rasul Saw,” terangnya.

Sebagai informasi, Indonesia akan menggelar pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) pada 14 Februari 2024. Pemerintah pun meminta masyarakat mewaspadai hoaks menjelang Pemilu 2024 yang kerap tersebar di media sosial.