Pemkot Cirebon Gandeng Pelaku Usaha Percepat Turunkan Angka Stunting

Pemkot Cirebon Gandeng Pelaku Usaha Percepat Turunkan Angka Stunting Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati saat menghadiri Monitoring Evaluasi Aksi Stunting (MORING). Foto: cirebonkota.go.id

Kota Cirebon, Jurnal Jabar - Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon menggandeng pelaku usaha untuk mempercepat penurunan angka stunting. Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati, menegaskan pihaknya menargetkan prevalensi stunting pada 2024 turun 3 persen.

“Kami akan gandeng perusahaan di Kota Cirebon agar penyaluran CSR (corporate social responsibility) diprioritaskan salah satunya untuk program penurunan stunting,” katanya dikutip dari cirebonkota.go.id, Rabu (14/6).

Eti menambahkan, Pemkot Cirebon juga melibatkan berbagai pihak untuk mempercepat penurunan stunting. Menurutnya, prinsip kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci untuk menyukseskan program tersebut.

“Upaya tersebut kami lakukan dengan didasari prinsip kebersamaan dan gotong royong dari perangkat daerah, lembaga, organisasi  masyarakat, akademisi, dan sebagainya,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan pelibatan pelaku usaha dalam menangani stunting merupakan alternatif yang bisa dilakukan pemerintah jika mengalami keterbatasan anggaran. Pelibatan ini akan mendorong penanganan stunting di Jawa Barat lebih maksimal.

“Jika hanya pemerintah, program tidak akan maksimal karena terkendala anggaran. Maka saya mengajak kepada pengusaha di daerah ikut membantu program tersebut melalui CSR,” ujarnya.