Masyarakat dan pemerintah daerah diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, banjir bandang, dan angin kencang.
Tanggap Bencana, Bupati Bogor Mengorganisir Evakuasi dan Memenuhi Kebutuhan Logistik Warga Terdampak
Bupati Bogor Rudy Susmanto, bertindak cepat untuk menangani situasi pascabencana alam berupa banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Bogor.
Beberapa area di Provinsi Jawa Barat mengalami dampak dari bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada awal Mei 2025. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa longsor dan banjir menghambat aktivitas penduduk dan merusak infrastruktur.
Pemkab Bekasi menandatangani perjanjian dengan BBWS Citarum untuk membangun Bendungan Srengseng Hilir, saluran air, dan rehabilitasi irigasi di Desa Sukajaya, Cibitung.
Pemkab Bekasi lakukan normalisasi Kali Sepak di Desa Srijaya, Tambun Utara, untuk atasi banjir. Bupati Ade Kuswara pantau proyek, didukung Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. Sekitar 100 bangunan ilegal ditertibkan.
Sekda Herman Suryatman menekankan pentingnya pendekatan preventif dalam penanganan banjir, yang melibatkan kerja sama antar kementerian dan lembaga.