Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera Tunjukkan Kemajuan Positif
Kerja kolaboratif lintas sektor telah membuahkan kemajuan nyata di berbagai daerah terdampak di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Kerja kolaboratif lintas sektor telah membuahkan kemajuan nyata di berbagai daerah terdampak di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Tak sekadar meninjau daerah terdampak bencana, Tito juga makan siang bersama warga di tenda pengungsian Desa Bandar Pusaka, Dusun Seulemak. Ia duduk bersama warga yang tengah berjuang memulai kembali kehidupan mereka pascabencana
Dalam kunjungan tersebut, Tito didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution dan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.
Kasatgas PRR Tito Karnavian meninjau sekolah terdampak banjir di Tapanuli Tengah dan memastikan pemulihan dipercepat agar belajar segera kembali normal.
Mendagri Tito Karnavian menilai normalisasi Sungai Tukka efektif kurangi risiko banjir dan berpotensi menjadi model pemulihan pascabencana nasional.
Selain makan bersama, Tito juga memberikan bantuan kepada warga berupa bahan makanan dan juga perlengkapan tidur.
Bantuan tersebut terdiri atas 100 paket air mineral, 65 paket mi instan, 13 karung beras masing-masing seberat 50 kilogram, 20 unit cangkul, serta 10 unit gerobak dorong.
Mendagri Tito meminta seluruh menteri Kabinet Merah Putih untuk segera memberi perhatian dan melakukan langkah percepatan pemulihan.
Pemerintah pusat sejak awal telah melakukan mobilisasi nasional untuk menangani dampak bencana termasuk di Provinsi Sumbar. Mobilisasi ini melibatkan TNI, Polri, kementerian/lembaga, serta seluruh unsur pemerintah daerah (Pemda).
Keberhasilan pemulihan daerah terdampak bencana diukur dari pulihnya fungsi pemerintahan dan aktivitas ekonomi masyarakat, bukan dari banyaknya liputan.