Negara tidak hanya hadir dari balik meja. Pesan inilah yang mengemuka dari rangkaian kunjungan kerja Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRR) Sumatera, Tito Karnavian, yang menyusuri langsung wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat sepanjang pekan ini.
Di Aceh, Tito melakukan kunjungan pada Rabu hingga Jumat (21–23/1/2026). Mengutip laman resmi Pemerintah Aceh, Tito bahkan menempuh perjalanan menggunakan perahu untuk menjangkau wilayah yang masih terisolasi di Aceh Utara, meninjau posko pengungsian Desa Bukit Linteung dan Lubuk Pusaka, serta melihat langsung hunian sementara (Huntara) di Pidie Jaya dan Desa Ramah Rayeuk.
Tak sekadar meninjau, Tito juga makan siang bersama warga di tenda pengungsian Desa Bandar Pusaka, Dusun Seulemak. Ia duduk bersama warga yang tengah berjuang memulai kembali kehidupan mereka pascabencana.
Wakil Gubernur Aceh Fadlullah menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian dan dukungan dalam penanganan bencana di Aceh. Menurutnya, kehadiran langsung Tito Karnavian beserta jajaran merupakan bukti komitmen nyata pemerintah pusat dalam membantu masyarakat terdampak, baik melalui penanganan darurat, penyaluran bantuan, maupun percepatan penyediaan hunian sementara.
Dari Aceh, perjalanan berlanjut ke Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Di sana, Tito berdiri di bawah tenda sekolah darurat SDN 155678 Hutanabolon 2, Kecamatan Tukka, menyaksikan langsung anak-anak tetap belajar di tengah keterbatasan fasilitas akibat bencana.
Di lokasi lain, Tito juga meninjau normalisasi Sungai Sikka sepanjang 10,5 kilometer. Ia melihat langsung alat berat bekerja mengangkat lumpur dan sedimen yang kemudian dimanfaatkan sebagai tanggul sementara.
“Nantinya di bagian kiri dan kanan sungai juga akan dibangun tanggul yang berfungsi sebagai benteng bila terjadi luapan air sungai,” ujar Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution kepada wartawan, Sabtu (24/1/2026).
Rangkaian kunjungan kemudian berlanjut ke Sumatera Barat, tepatnya di Kabupaten Agam. Di daerah ini, pemerintah memulai babak baru pemulihan dengan meresmikan hunian sementara di Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Sabtu (24/1/2026).
Bupati Agam Benni Waris, seperti dilansir dari Instagram Diskominfo Agam menyebut, peresmian ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam.
Sementara itu, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik mengakui bahwa kehadiran langsung Tito Karnavian di lapangan serta komunikasi intensif yang dibangun telah membuat daerah tidak merasa berjalan sendiri dalam menghadapi masa pemulihan.
Terlebih, dorongan pengembalian Transfer ke Daerah (TKD) bagi daerah terdampak bencana dinilai menjadi napas penting agar pemerintah daerah tetap bisa bergerak di tengah keterbatasan anggaran.
“Negara benar-benar hadir,” ujar Syukri kepada wartawan di Pendopo Wali Kota Sibolga, Sabtu (24/1/2026).