Perpusnas Tumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Lewat Seminar Literasi Anak Usia Dini

Perpusnas Tumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis Lewat Seminar Literasi Anak Usia Dini Seminar literasi anak usia dini. Sumber foto: portal.sukabumikota.go.id

Nasional, Jurnal Jabar - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) bersinergi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Kota Sukabumi menggelar seminar bertajuk "Pentingnya Literasi bagi Anak Usia Dini", Selasa (11/10). Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Sekolah, Madrasah dan Perguruan Tinggi Perpusnas, Nurcahyono, mengatakan literasi sangat penting untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis bagi anak usia dini.

"literasi penting bagi pertumbuhan anak, khususnya membantu menumbuhkembangkan pola pikir kritis di kemudian hari," tuturnya.

Nurcahyo dalam sambutannya juga menyampaikan urgensi literasi sebagai bekal dasar untuk kemampuan membaca dan menulis. Dengan harapan bisa mendukung kesuksesan anak menapaki jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

"Karenanya, kami perlu tekankan orang tua punya peranan penting mengenalkan literasi kepada anak sejak dini," tandasnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, turut mendorong transformasi pengelolaan perpustakaan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Layanan perpustakaan harus berkembang sesuai spirit inklusi sosial untuk mensejahterakan masyarakat.

"Kota Sukabumi punya peluang kontribusi yang besar untuk menjawab tuntutan perkembangan zaman. Tercatat sudah ada 314 perpustakaan di berbagai tingkatan," papar Wali Kota.

Sebagai informasi, seminar menghadirkan sejmlah narasumber, di antaranya akademisi, Elnawati, Bunda Literasi Kota Sukabumi, Fitri Hayati dan anggota komisi X DPR RI, Desy Ratnasari. Selain itu, kegiatan seminar juga dirangkai dengan penyerahan 8 sertifikat akreditasi perpustakaan untuk sekolah di Kota Sukabumi.